Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Bisnis dibidang pertanian yang patut dicoba

3 Bisnis dibidang pertanian yang patut dicoba

Hallo sobat lalu! Pertanian mulai dilirik sebagai profesi yang asik saat ini, ditengah krisis pangan dan pandemi yang terjadi, banyak kalangan mulai sadar bahwa ketahanan pangan sangat penting dan bertani bisa jadi ladang bisnis menjanjikan. 

Bertani di negara berkembang memang penuh tantangan, selain dengan tidak memadainya fasilitas pendukung dan biaya produksi mahal, serta tidakada standar harga jual yang mendukung petani, banyak petani berhenti, regenerasi terputus dan anak mudapun menganggap bahwa bertani profesi yang tidak memiliki masa depan. 

Namun lambat laun petani akan kembali pada qudratnya sebagai profesi utama yang mendukung bidang kehidupan lainnya. Krisis pangan dan pandemi memberikan bukti nyata bahwa selain sebagai kebutuhan utama, turunannya bisa jadi bisnis menggiurkan.

3 Bisnis yang dapat di kemas dari pertanian

Mereview situs pertanian idnfarmers.com setidaknya ada 3 bahan bisnis di dunia pertanian, yaitu:

1. Pupuk organik

Pupuk adalah bahan dasar pertanian yang sangat penting, pupuk bisa menjadi penentu keberhasilan bertani. Kebutuhan pupuk di indonesia masih sangat kekurangan, setiap tahunnya terjadi limit pupuk. 

Nah, ada ruang terbuka untuk bisnis pupuk saat ini yaitu pupuk organik. Lambat laun, orang akan mulai tersadarkan untuk menggunakan pupuk alam yang lebih murah biaya namun lebih efisien menjaga tanah dan lingkungan. 

Pupuk organik saat ini mulai banyak diminati dengan alasan:
  • Tren makanan organik mulai naik
  • Pupuk kimia yang langka dan 
  • Lebih ramah lingkungan

Sobat lalu bisa cek cara pembuatan pupuk organik di situs idnfarmers.

2. Hasil tani dan kebun

Indonesia adalah negara dengan SDA alam terbesar di asia tenggara. Namun faktanya, indonesia bukanlah negara pengekspor bahan pangan terbesar di asia. 

Anak muda khususnya harus bisa mengambil peluang dari hal ini. Bagaimana hasil pangan lokal indonesia bisa jadi produk unggulan bahkan di negara sendiri.

Jika dilihat dari hasil tani indonesia mungkin letak masalahnya bukan di nilai produksinya. Melainkan pola pemasarannya. Dengan harga standar pasar yang tidak menentu, seringkali biaya produksi tidak sebanding dengan harga hasil. Sangat disayangkan, Jika dioptimalkan, misalnya dengan pengemasan yang baik, pemasaran yang baik, bukan tidak mungkin bahan pangan lokal bisa masuk pasar internasional. 

Adanya industri kreatif rumahan bahan pangan akan sangat mendukung industri pertanian.

3. Herbal 

Indonesia mungkin negara kedua penghasil tanaman obat setelah china. Ada banyak tananam obat indonesia yang memiliki fungsi farmakologi. 

Anda hanya perlu mengambil dialam secara gratis lalu mengolahnya menjadi bahan bernilai ekonomis. Sudah banyak tanaman obat indonesia yang sudah terbukti secara ilmiah. Beberapa diantaranya, yaitu:
  • Akar bajakah
  • Bawang dayak
  • Sidaguri
  • Sukun
  • Pala dan
  • Lain-lain.

Idnfarmers adalah salah satu situs yang juga membuat brand sendiri yang mengolah tanaman obat untuk dipasarkan, anda bisa mencobanya.